Ulasan Film “Tidak Direncanakan”

film

Saya senang kisah Abby diceritakan. Saya tidak akan membawa anak-anak pra-remaja untuk melihatnya, tetapi saya akan membawa anak laki-laki dan perempuan berusia 16 hingga 18 tahun untuk melihatnya setelah mendiskusikannya dengan mereka terlebih dahulu dan sesudahnya. Ini grafis tetapi menceritakan realitas topik tersebut.

Sebelum teknologi ultrasonografi, orang menganggap layarkaca21  janin hanyalah gumpalan yang tidak merasakan apa-apa. Pacar dan orang tua menekan gadis-gadis remaja untuk “menjaganya”. Bahkan beberapa orang Kristen masih berpikir itu tidak masalah.

Saya tidak akan menghakimi korban pemerkosaan atau inses yang ditempatkan pada posisi membuat keputusan sulit. Saya juga tidak akan piket dengan berteriak mengerikan “pembunuh bayi”. Apa yang kita lihat hari ini adalah aborsi digunakan sebagai alat kontrasepsi.

Pendidikan telah membuat kemajuan tetapi film ini menghidupkannya dengan kesaksian nyata. Kebanyakan orang tidak tahu bahwa Roe vs. Wade didasarkan pada situasi di mana Norma McCorvey tidak akhirnya melakukan aborsi. Bayinya ditempatkan untuk diadopsi. Chai Ling membagikan kisahnya dalam “A Heart for Freedom”. Di Cina, wanita telah melakukan aborsi. Di Amerika, orang berpikir itu adalah hak. Film “October Baby” menggambarkan orang-orang yang selamat dari aborsi dan ada yang menceritakan kisah-kisah itu.

Tampak bagi saya bahwa masalah kontroversial berkali-kali terhadap mereka yang membela apa yang benar. Tantangannya adalah kedua belah pihak berpikir mereka benar. Saya bersyukur atas dasar Kristen saya yang membantu saya membedakan yang benar dari yang salah. Bagi saya, saya tidak dapat membayangkan dokter mana pun yang tidak memiliki hati nurani untuk melakukan aborsi yang tidak diperlukan secara medis.

Saya berpikir tentang perkataan Yesus dari salib, “ampunilah mereka, Bapa, karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.” Abby lupa untuk sesaat, gejolak emosi dan fisik dua aborsi sendiri. Ketika matanya benar-benar terbuka, dia mengerti. Mereka yang telah lama berdoa ada di sana untuk mengelilinginya dengan cinta pada saat itu. Mereka tidak menghakiminya tetapi hanya membawa kesembuhan.

The previous supervisor who brought the lawsuit against Abby thought intimidation would prevail. I think of a line in the song “Waiting in the Wings”, “evil may have it’s time the spotlight, but love is waiting in the wings”.

Kita dapat menggunakan kisah ini sebagai cara untuk menjangkau wanita muda yang berada dalam situasi kehidupan yang sulit. Menunjukkan kepada mereka cinta dan berjalan bersama mereka dapat menyelamatkan dua nyawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *